Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

NILAI-NILAI SEKOLAH TINGGI TEOLOGI SAPPI CIRANJANG

 1. Nilai-nilai STT SAPPI Ciranjang dilandaskan pada Firman Tuhan yaitu Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

2. Nilai-nilai falsafah berbangsa dan bernegara didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.

3. Nilai-nilai operasional STT SAPPI Ciranjang dan Program Studi Teologi adalah Kristiani, Kompeten, Peduli dan Holistik (KKPH):

  • Kristiani artinya memiliki ciri Kristen yang meneladani Kristus dalam kehidupan sebagai respon terhadap panggilan untuk membangun dan memberdayakan masyarakat desa bagi kemuliaan Allah.
  • Kompeten artinya memiliki kecakapan atau keterampilan sebagai pemimpin kristen yang kuat dan visioner, sebagai pengajar dan pengkhotbah, serta sebagai pemberdaya masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
  • Peduli artinya memiliki sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar, khususnya yang terkait dengan pelayanan pedesaan.
  • Holistik artinya memiliki cara pandang terhadap pelayanan yang memperhatikan keseluruhan aspek kehidupan sebagai satu kesatuan dan memiliki bobot kepentingan yang sama dan seimbang.

4. Nilai-nilai operasional Program Studi Pendidikan Agama Kristen adalah Kristiani, Kompeten, Transformatif, dan Holistik (KKTH)

  • Kristiani artinya memiliki ciri Kristen yang meneladani Kristus dalam kehidupan sebagai respon terhadap panggilan untuk membangun dan memberdayakan masyarakat desa bagi kemuliaan Allah.
  • Kompeten artinya memiliki kecakapan atau keterampilan sebagai pemimpin kristen yang kuat dan visioner, sebagai pengajar dan pengkhotbah, serta sebagai pemberdaya masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
  • Transformatif artinya mempunyai semangat untuk membangun iklim yang kondusif dalam pendidikan bagi pengembangan potensi diri peserta didik dan masyarakat.
  • Holistik artinya memiliki cara pandang terhadap pelayanan yang memperhatikan keseluruhan aspek kehidupan sebagai satu kesatuan dan memiliki bobot kepentingan yang sama dan seimbang.